Sabtu, 09 April 2011

Ilmu Sosial Budaya Dasar 2

PERSONALITY
Personality (kepribadian) adalah unsur-unsur akal dan jiwa yang menentukan perbedaan tingakah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu atau cirri-ciri watak seorang individu yang konsisten, yang memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khas.
Pengertian individu itu sendiri berasal dari kata undivided (tidak dapat dibagi, tidak dapat dipisahkan). Keberadaannya sebagai makhluk yang pilah, tunggal dan khas, cirri-ciri tersebut merupakan hal yang secara mutlak disandang oleh manusia, sehingga pada dasarnya manusia sebagai pribadi yang utuh. Karakteristik individu adalah cirri dan sifat yang khas, setiap individu mempunyai karakteristik bawaan (heredity) dan karakteristik yang diperoleh dari pengaruh lingkungan. Karakteristik bawaan merupakan cirri yang dibawa sejak lahir (biologis, sosial psikologis). Karakteristik yang berkaitan dengan faktor biologis cenderung lebih bersifat tetap, sedang karakteristik sosial psikologis lebih banyak dipengaruhi lingkungan. Menurut Gary (1963) mengkategorikan perbedaan individual kedalam bidang-bidang sebagai berikut :
1. Perbedaan fisik
2. Perbedaan sosial
3. Perbedaan kepribadian
4. Perbedaan intelegensi
5. Perbedaan kecakapan

Pengertian perilaku menurut paham holistic, perilaku berarti aspek intrinsic (niat/tekad) dari dalam individu merupakan faktor penentu yang penting untuk melahirkan perilaku tertentu, meskipun tanpa adanya perangsang (stimulus) yang datang dari luar. Sedangkan menurut paham behavioristik, perilaku dapat dibentuk melalui proses pembiasaan dan pengukuhan (reinforcement) dengan mengkondisikan stimulus (conditioning) dalam lingkungan (environmentalistic) dengan demikian perubahan perilaku sangat mungkin terjadi. Dengan demikian pola urutan mekanisme perilaku dalam konteks ini digambarkan sebagai berikut :
Kebutuhan dirasakan (felt needs) → dorongan timbul (motivation) → aktivitas dilakukan (instrumental behavior) → tujuan dihayati (goals/incentives)
Taksonomi perilaku : menurut Bloom, terdiri dari kognitif, afektif, dan psikomotor. Sedangkan menurut Ki Hajar Dewantoro yaitu cipta, rasa, karsa atau penalaran, pengahayatan dan pengamalan.

Unsur-unsur Personality, diantaranya :
a.Pengetahuan :
-Persepsi
Adalah segala sesuatu yang kita ketahui sebagai hasil penggunaan panca indra (unsur-unsur akal yang mengisi alam jiwa)
-Apersepsi
Adalah penggambaran oleh manusia berbeda dengan foto, manusia terfokus pada bagian-bagian khusus (mata, telinga), diolah oleh akal fikir, digabung dengan penggambaran lama lalu diproyeksikan sebagai penggambaran baru dengan pengertian baru.
-Pengamatan
Adalah suatu persepsi saat di proyeksikan berfokus pada hal yang menarik ( lebih terpusat, lebih intensif)
-Konsep
Adalah menggabung, memandingkan bagian-bagian dari suatu penggambaran lain yang sejenis.
-Fantasi
Adalah adanya penggambaran yang di tambah-tambahkan, dibesarkan, dikurangi, dikecilkan pada bagian-bagian tersebut, ada pula digabungkan dengan penggambaran lain yang dalam kenyataannya tidak ada penggambaran yang tidak realistic.

b. Perasaan
Adalah persepsi-persepsi dapat menimbulkan dalam kesadaran manusia persaan positif dan negative.

c. Drive (dorongan):
-Dorongan untuk mempertahankan hidup
-Seks
-Mencari makan
-Berinteraksi
-Meniru
-Berbakti
-Keindahan

Jadi kesimpulannya bahwa individu memiliki kepribadian yang membedakan individu tersebut dengan individu yang lainnya, baik dalam pola tingkah laku atau karakteristiknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar