Assalammualaikum wr. Wb
Posting ke II
Hati yang sehat adalah hati yang didalamnya tidak ada syirik, tipu daya,rasa iri dan dengki
Question :
Do yuo know “ Laten Social Problems” ???? kunaon aya nu kitu atuhhhh...jelaskan....silusina kumaha???kumaha??? cik sok atuh jawab! He...he..
Answer ;
Tema yang diusung dalam tugas portin ke II materi kuliah ISBD kali ini adalah masalah sosial. Menurut saya dan yang saya ketahui bahwa yang dimaksud dengan Laten Social Problems itu adalah menyangkut hal-hal yang bertentangan /berlawanan dengan nilai masyarakat akan tetapi tidak di akui demikian halnya. Dan penyebab terjadinya masalah susial diklasifikasikan dalam empat kategorisyaitu :
1. Faktor Ekonomis
Faktor ekonomis sering memicu terjadinya masalah sisial karna setiap orang memiliki penghasilan yang berbeda-beda sesuai profesinya bahkan masih ada orang yang belum memiliki penhasilan tetap dan terkadang menjadi pengangguran dan inilah yang memicu terjadinya masalah sisial, maksudnya pngangguran itu sendiri yang sangat menjamur di zaman sekarang ini, disebabkan karna lapamgan kerja yang sedikit dan SDM kurang berkualitas akibatnya sang pengangguran melakukan pencopetan ataupun pemerasan dan ini sangat menggangu ketentraman orang banyak. Selain itu dengan perbedaan faktor ekonomi dimana masyarakat dibedakan atas masyarakat atas ataau golongan orang kaya, kemudian pertengahan atau sederhana dan golongan bawah atau lebih dikenal dengan orang miskin, Akibat kemiskinan banyak sekali dampak yang ditimbulkan dari kemiskinan ini yang memicu masalah sosia, misalnya saja anak-anak yang hidup di jalanan untuk mencari uang karna himpitan ekonomi keluarga sehingga tidak memperoleh pendidikan dan mengakibatkan pergaulan yang salah misalnya saja melakukan pencopetan. Menurut saya solusi untuk masalah-masalah di atas adalah peran pemerintah yang ekstra untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang ada dalam garis kemiskinan serta yang paling penting faktor dari dalam manusia itu sendiri. Setiap manusia bisa hidup, entah yang tinggal dalam gubuk derita, Tap,,, Siapakah yang paling bahagia??? Yaitu orang yang cinta kepada Allah SWT, Orang yang selalu bersyukur dan tentunya faham tentang agama.
2. Faktor Biologis
Yang dimaksud faktor biologis disini misalnya adalah orang yang hidup dibawah garis kemiskinan biasanya mudah terkena penyakit karna tempat tinggal yang tidak layak serta faktor makanan dan solusinya adalah dari peran pemerintah sendiri untuk mensejahterakan rakyatnya serta pentingnya sosialisasi masalah kesehatan. Selain itu karna ingin mendapat untung besar, banyak dari pedagang kecil membuat barang makananya menggunakan bahan yang berbahaya untuk menekan biaya produksi. Untuk amasalah ini perlu adanya pengawasan dan pengecekan yang dilakukan secara ejeg oleh pemerintah.
3. Faktor Psikologis
Setiapa orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda ada orang yang mudah marah ada pula yang penyabar, ada orang yang kasar ada pula orang yang lemah lembut, ada yang mudah dalam memecahkan masalah ada pula yang mudah putus as. Dari keputus asan inilah timbul masalah sosial misalnya banyak orang mengakhiri hidupnya karna merasa bahwa masalah yang di hadapinya begitu berat sehingga solusi baginya hanyalah bunuh diri padahal ini adalah perbuatan yang sia-sia. Solusi yang amat tepat untuk faktor psikologis ini adalah pengetahuan dan pendalaman agama yang baik dan benar. Karna bila Allah sudah bersamamu, siapa lagi yang harus engkau takuti ?Tapi, bila Allah menjadi musuhmu kepada siapa lagi engkau akan berharap?.
4. Faktor Kebudayaan
Dua insan yang saling mencintai dan disatukan dalam ikatan pernikahan bukan hanya menyatukan dua orang tersebut yaitu istri dan suami tetapi juga mempersatikan dua keluarga, anamun bila percveraian itu terjadi maka pecah juga lah kekeluargaan dua keluarga ini bukan hanya itu bahkan bahwa mungkin bisa lebih luas sampai daerah tempat tinggal juga. Sayang sekali di zaman sekarang ini sudah tidak heran adanya kawin cerai yang terjadi. Solusi untuk masalah ini adalah meningkatkan serta menjaga keutuhan cinta agar tidak goyah karna hal-hal seoele, sebaioknya harus saling menghormati satu sama lain
Demikianlah penjelasan dan penjabaran dari saya dengan pengetahuan yang saya miliki mengenai Laten Social Problems. Saya tutup dengan.............
Wassalammualaikum Wr Wb
Blog ini saya buat untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar yang di ampu oleh Drs. Ana Maulana, M.Pd
Sabtu, 09 April 2011
Manusia dan Cinta Kasih
Assalammualaikum wr. Wb
Posting I
Question :
Cinta, sayang kasih kemesraan, pemujaan yang terselimuti nilai norma dan agama bisa membawa pada kehidupan manusia yang homohumanus aden nich dunia, tapi kenyataan terjadi mengapa ada dehumanisasi ( ibu dalang membunuh anak, kekasih membunuh sang kekasih) menagapa oh... mengapasemua ini terjadi....jelaskan...jelaskan..
Answer:
Tema yang diusung dalam tugas posting ke I materi kuliah ISBD kali ini adalah cinta kasih. Dan sebelum saya menjawab atas pertanyaan diatas saya ingin memberikan sebuah kata mutiara “ Ya... untuk senyuman indahmu yang menghembuskan cinta dan mengalirkan kasih sayang kepada sesama”.
Menurut saya memang benar adanya Cinta, sayang kasih kemesraan, pemujaan yang terselimuti nilai norma dan agama bisa membawa pada kehidupan manusia yang homohumanus aden nich dunia, tapi kenyataan terjadi mengapa ada dehumanisasi ( ibu dalang membunuh anak, kekasih membunuh sang kekasih), itu semua terjadi dikarnakan selimut cinta yang berisikan di dalamnya yaitu agama, norma, moral, dan nilai itu sendiri terlepasss.... sehingga cinta kasih yang dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan berubah menjadi kejam, tidak berprikemanusiaan, melupakan akhirat dan bekal untuknya serta mengabaikan keberadaanya.
Sungguh ironis sekali, seharusnya cinta kasih antara orang tua dan anak dimana orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anaknya, mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang baik dan berguna dikemudian hari malah tega membunuh darah dagingnya sendiri, sungguh seorang ibu yang kejam, tidak memiliki hati dan tidak berprikemanusiaan. Sehingga jelas sekali bahwa agama, norma, moral dan nilai telah diabaikan.
Ada empat yarat untuk mewujutkan cinta kasih :
1. Pengenalan
2. Tanggung jawab (Responsibiliti)
3. Perhatian (Cere)
4. Saling menghormati (Respek)
Namun bila salah satu syarat itu hilang misalnya tanggung jawab (Responsibility) yang mana terjadi pada contoh diatas bahwa seorang kekasih tega membunuh kekasihnya sendiri, itu akibat dari hilangnya tanggung jawab dimana wanita hamil si pria tidak mau bertanggung jawab atas perbuatanya maka berakibat pada pembunuhan tersebut.
Karna untuk keutuhan cinta itu sendiri dituntut :
1. Rasa tanggung jawab
2. Pengoebanan
3. Kejujuran
4. Saling percaya
5. Pengertian dan
6. Saling terbuka
Inilah jwaban dari saya, lebih dan kurangnya saya mohon maaf karna kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Akhir kata dengan sebuah kata mutiara dari saya “ Ya... untuk bersanding dengan alquran seraya membaca, menghayati, dan mengamalkanya sambil bertobat beristighfar”. Dan saya tutup dengan.....
Wassalammualaikum Wr Wb
Posting I
Question :
Cinta, sayang kasih kemesraan, pemujaan yang terselimuti nilai norma dan agama bisa membawa pada kehidupan manusia yang homohumanus aden nich dunia, tapi kenyataan terjadi mengapa ada dehumanisasi ( ibu dalang membunuh anak, kekasih membunuh sang kekasih) menagapa oh... mengapasemua ini terjadi....jelaskan...jelaskan..
Answer:
Tema yang diusung dalam tugas posting ke I materi kuliah ISBD kali ini adalah cinta kasih. Dan sebelum saya menjawab atas pertanyaan diatas saya ingin memberikan sebuah kata mutiara “ Ya... untuk senyuman indahmu yang menghembuskan cinta dan mengalirkan kasih sayang kepada sesama”.
Menurut saya memang benar adanya Cinta, sayang kasih kemesraan, pemujaan yang terselimuti nilai norma dan agama bisa membawa pada kehidupan manusia yang homohumanus aden nich dunia, tapi kenyataan terjadi mengapa ada dehumanisasi ( ibu dalang membunuh anak, kekasih membunuh sang kekasih), itu semua terjadi dikarnakan selimut cinta yang berisikan di dalamnya yaitu agama, norma, moral, dan nilai itu sendiri terlepasss.... sehingga cinta kasih yang dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan berubah menjadi kejam, tidak berprikemanusiaan, melupakan akhirat dan bekal untuknya serta mengabaikan keberadaanya.
Sungguh ironis sekali, seharusnya cinta kasih antara orang tua dan anak dimana orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anaknya, mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang baik dan berguna dikemudian hari malah tega membunuh darah dagingnya sendiri, sungguh seorang ibu yang kejam, tidak memiliki hati dan tidak berprikemanusiaan. Sehingga jelas sekali bahwa agama, norma, moral dan nilai telah diabaikan.
Ada empat yarat untuk mewujutkan cinta kasih :
1. Pengenalan
2. Tanggung jawab (Responsibiliti)
3. Perhatian (Cere)
4. Saling menghormati (Respek)
Namun bila salah satu syarat itu hilang misalnya tanggung jawab (Responsibility) yang mana terjadi pada contoh diatas bahwa seorang kekasih tega membunuh kekasihnya sendiri, itu akibat dari hilangnya tanggung jawab dimana wanita hamil si pria tidak mau bertanggung jawab atas perbuatanya maka berakibat pada pembunuhan tersebut.
Karna untuk keutuhan cinta itu sendiri dituntut :
1. Rasa tanggung jawab
2. Pengoebanan
3. Kejujuran
4. Saling percaya
5. Pengertian dan
6. Saling terbuka
Inilah jwaban dari saya, lebih dan kurangnya saya mohon maaf karna kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Akhir kata dengan sebuah kata mutiara dari saya “ Ya... untuk bersanding dengan alquran seraya membaca, menghayati, dan mengamalkanya sambil bertobat beristighfar”. Dan saya tutup dengan.....
Wassalammualaikum Wr Wb
Ilmu Sosial Budaya Dasar 2
PERSONALITY
Personality (kepribadian) adalah unsur-unsur akal dan jiwa yang menentukan perbedaan tingakah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu atau cirri-ciri watak seorang individu yang konsisten, yang memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khas.
Pengertian individu itu sendiri berasal dari kata undivided (tidak dapat dibagi, tidak dapat dipisahkan). Keberadaannya sebagai makhluk yang pilah, tunggal dan khas, cirri-ciri tersebut merupakan hal yang secara mutlak disandang oleh manusia, sehingga pada dasarnya manusia sebagai pribadi yang utuh. Karakteristik individu adalah cirri dan sifat yang khas, setiap individu mempunyai karakteristik bawaan (heredity) dan karakteristik yang diperoleh dari pengaruh lingkungan. Karakteristik bawaan merupakan cirri yang dibawa sejak lahir (biologis, sosial psikologis). Karakteristik yang berkaitan dengan faktor biologis cenderung lebih bersifat tetap, sedang karakteristik sosial psikologis lebih banyak dipengaruhi lingkungan. Menurut Gary (1963) mengkategorikan perbedaan individual kedalam bidang-bidang sebagai berikut :
1. Perbedaan fisik
2. Perbedaan sosial
3. Perbedaan kepribadian
4. Perbedaan intelegensi
5. Perbedaan kecakapan
Pengertian perilaku menurut paham holistic, perilaku berarti aspek intrinsic (niat/tekad) dari dalam individu merupakan faktor penentu yang penting untuk melahirkan perilaku tertentu, meskipun tanpa adanya perangsang (stimulus) yang datang dari luar. Sedangkan menurut paham behavioristik, perilaku dapat dibentuk melalui proses pembiasaan dan pengukuhan (reinforcement) dengan mengkondisikan stimulus (conditioning) dalam lingkungan (environmentalistic) dengan demikian perubahan perilaku sangat mungkin terjadi. Dengan demikian pola urutan mekanisme perilaku dalam konteks ini digambarkan sebagai berikut :
Kebutuhan dirasakan (felt needs) → dorongan timbul (motivation) → aktivitas dilakukan (instrumental behavior) → tujuan dihayati (goals/incentives)
Taksonomi perilaku : menurut Bloom, terdiri dari kognitif, afektif, dan psikomotor. Sedangkan menurut Ki Hajar Dewantoro yaitu cipta, rasa, karsa atau penalaran, pengahayatan dan pengamalan.
Unsur-unsur Personality, diantaranya :
a.Pengetahuan :
-Persepsi
Adalah segala sesuatu yang kita ketahui sebagai hasil penggunaan panca indra (unsur-unsur akal yang mengisi alam jiwa)
-Apersepsi
Adalah penggambaran oleh manusia berbeda dengan foto, manusia terfokus pada bagian-bagian khusus (mata, telinga), diolah oleh akal fikir, digabung dengan penggambaran lama lalu diproyeksikan sebagai penggambaran baru dengan pengertian baru.
-Pengamatan
Adalah suatu persepsi saat di proyeksikan berfokus pada hal yang menarik ( lebih terpusat, lebih intensif)
-Konsep
Adalah menggabung, memandingkan bagian-bagian dari suatu penggambaran lain yang sejenis.
-Fantasi
Adalah adanya penggambaran yang di tambah-tambahkan, dibesarkan, dikurangi, dikecilkan pada bagian-bagian tersebut, ada pula digabungkan dengan penggambaran lain yang dalam kenyataannya tidak ada penggambaran yang tidak realistic.
b. Perasaan
Adalah persepsi-persepsi dapat menimbulkan dalam kesadaran manusia persaan positif dan negative.
c. Drive (dorongan):
-Dorongan untuk mempertahankan hidup
-Seks
-Mencari makan
-Berinteraksi
-Meniru
-Berbakti
-Keindahan
Jadi kesimpulannya bahwa individu memiliki kepribadian yang membedakan individu tersebut dengan individu yang lainnya, baik dalam pola tingkah laku atau karakteristiknya.
Personality (kepribadian) adalah unsur-unsur akal dan jiwa yang menentukan perbedaan tingakah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu atau cirri-ciri watak seorang individu yang konsisten, yang memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khas.
Pengertian individu itu sendiri berasal dari kata undivided (tidak dapat dibagi, tidak dapat dipisahkan). Keberadaannya sebagai makhluk yang pilah, tunggal dan khas, cirri-ciri tersebut merupakan hal yang secara mutlak disandang oleh manusia, sehingga pada dasarnya manusia sebagai pribadi yang utuh. Karakteristik individu adalah cirri dan sifat yang khas, setiap individu mempunyai karakteristik bawaan (heredity) dan karakteristik yang diperoleh dari pengaruh lingkungan. Karakteristik bawaan merupakan cirri yang dibawa sejak lahir (biologis, sosial psikologis). Karakteristik yang berkaitan dengan faktor biologis cenderung lebih bersifat tetap, sedang karakteristik sosial psikologis lebih banyak dipengaruhi lingkungan. Menurut Gary (1963) mengkategorikan perbedaan individual kedalam bidang-bidang sebagai berikut :
1. Perbedaan fisik
2. Perbedaan sosial
3. Perbedaan kepribadian
4. Perbedaan intelegensi
5. Perbedaan kecakapan
Pengertian perilaku menurut paham holistic, perilaku berarti aspek intrinsic (niat/tekad) dari dalam individu merupakan faktor penentu yang penting untuk melahirkan perilaku tertentu, meskipun tanpa adanya perangsang (stimulus) yang datang dari luar. Sedangkan menurut paham behavioristik, perilaku dapat dibentuk melalui proses pembiasaan dan pengukuhan (reinforcement) dengan mengkondisikan stimulus (conditioning) dalam lingkungan (environmentalistic) dengan demikian perubahan perilaku sangat mungkin terjadi. Dengan demikian pola urutan mekanisme perilaku dalam konteks ini digambarkan sebagai berikut :
Kebutuhan dirasakan (felt needs) → dorongan timbul (motivation) → aktivitas dilakukan (instrumental behavior) → tujuan dihayati (goals/incentives)
Taksonomi perilaku : menurut Bloom, terdiri dari kognitif, afektif, dan psikomotor. Sedangkan menurut Ki Hajar Dewantoro yaitu cipta, rasa, karsa atau penalaran, pengahayatan dan pengamalan.
Unsur-unsur Personality, diantaranya :
a.Pengetahuan :
-Persepsi
Adalah segala sesuatu yang kita ketahui sebagai hasil penggunaan panca indra (unsur-unsur akal yang mengisi alam jiwa)
-Apersepsi
Adalah penggambaran oleh manusia berbeda dengan foto, manusia terfokus pada bagian-bagian khusus (mata, telinga), diolah oleh akal fikir, digabung dengan penggambaran lama lalu diproyeksikan sebagai penggambaran baru dengan pengertian baru.
-Pengamatan
Adalah suatu persepsi saat di proyeksikan berfokus pada hal yang menarik ( lebih terpusat, lebih intensif)
-Konsep
Adalah menggabung, memandingkan bagian-bagian dari suatu penggambaran lain yang sejenis.
-Fantasi
Adalah adanya penggambaran yang di tambah-tambahkan, dibesarkan, dikurangi, dikecilkan pada bagian-bagian tersebut, ada pula digabungkan dengan penggambaran lain yang dalam kenyataannya tidak ada penggambaran yang tidak realistic.
b. Perasaan
Adalah persepsi-persepsi dapat menimbulkan dalam kesadaran manusia persaan positif dan negative.
c. Drive (dorongan):
-Dorongan untuk mempertahankan hidup
-Seks
-Mencari makan
-Berinteraksi
-Meniru
-Berbakti
-Keindahan
Jadi kesimpulannya bahwa individu memiliki kepribadian yang membedakan individu tersebut dengan individu yang lainnya, baik dalam pola tingkah laku atau karakteristiknya.
Langganan:
Komentar (Atom)